Selasa, 24 Mei 2016

Kelas Internasional #3



Assalamu’alaikum...
Alhamdulillah sudah masuk ke pertemuan 3 ya. Semoga semuanya masih tetap semangat sampai nanti benar-benar faham bahasa Arab. Ingat slogan kita “Belajar bahasa asing? Ya iyalah, apalagi bahasa agama sendiri!!!”
Luar biasa!

Nah sebelumnya sudah ada postingan berjudul Kelas Tambahan: Lughowi dan Ishtiahi. Dimana para murid diwajibkan menghafal tashrif agar mudah dalam melanjutkan pelajaran.

Di pertemuan kali ini, kami disuruh menyebutkan tashrif Fi’il Madhi, Mudhori’ dan Amr (Tashrif Lughowi). Sedangkan hafalan Tashrif Ishtilahi ditest dengan satu kata ini ﻏﺴﻞ - ﻳﻐﺴﻞ (ghosala-yaghsilu) yang artinya membasuh.

Kita coba tashrif Ishtilahi dari kata ﻏﺴﻞ ﻳﻐﺴﻞ (ghosala-yaghsilu) ya...urutannya 

ﻏﺴﻞ          ﻳﻐﺴﻞ           ﻏﺴﻼ        ﻏﺎﺳﻞ        ﻣﻐﺴﻮل          إﻏﺳﻞ          ﻻﺗﻐﺴﻞ           ﻣﻐﺴﻞ           ﻣﻐﺴﻞ      
mighsalaun maghsilun   la taghsil        ighsil    maghsuulun ghoosilun ghoslan       yaghsilun    ghasala     

Tunggu! Untuk kolom mashdar dan seterusnya kan belum dipelajari....?
Oke, ini akan diulas mashdar dan kawan-kawannya.

ﻣﺼﺪر (mashdar) adalah isim yang menunjukkan kejadian, yang padanya terkandung beberapa huruf yang ada pada fi’il. Contoh ﻏﺴﻞ - ﻳﻐﺴﻞ memasuh maka mashdarnya ﻏﺴﻼ yang artinya basuhan. Contoh lain ﻓﻌﻞ - ﻳﻔﻌﻞ mengerjakan maka mashdarnya ﻓﻌﻼ yang artinya pekerjaan. Dengan kata lain mashdar adalah bentuk kata benda dari kata kerja, memakan – makanan; meminum – minumam; menari – tarian, dll.

Tashrif mashdar
ﻣﻔرد - ﻣﺜﻨﻰ - ﺟﻤﻊ
 ﻏﺴﻼ - ﻏﺴﻠﻴﻦ - ﺴﻼت
ﻓﺎﻋﻞ (faa’il) adalah isim musytaq yang menunjukkan suatu makna dari suatu peristiwa dan pelakunya. Yup, pelaku dari suatu pekerjaan. Contoh, orang yang bekerja; orang yagn membasuh, orang yang memakan. So, fa’il adalah pelaku / subjek!
Tashrif faa’il

ﻣﻔﺮد    - ﻣﺜﻨﻰ - ﺟﻤﻊ       
(1)     - (2) - (3)       
 (laki-laki) ﻣﺬﻛﺮ      ﻏﺎﺳﻞ - ﻏﺎﺳﻼن - ﻏﺎﺳﻠﻮن  
  (perempuan) ﻣﺆﻧﺚ    ﻏﺎﺳﻠﺔ - ﻏﺎﺳﻠﺘﺎن - ﻏﺎﺳﻼت 

ﻣﻔﻌﻮل (maf’uul) adalah isim musytaq yang menunjukkan atas siapa peruatan itu dijatuhkan. Nah, ini lawannya faa’il, maka maf’ul adalah korban heheheh atau objek, yang dikenai suatu pekerjaan.
Tashrif maf’uul
ﻣﻔﺮد      - ﻣﺜﻨﻰ       - ﺟﻤﻊ      
(1)        - (2)        - (3)    
 (laki-laki) ﻣﺬﻛﺮ        ﻣﻐﺳﻮل    - ﻣﻐﺴﻮﻻن   - ﻣﻐﺴﻮﻠﻮن
 (perempuan) ﻣﺆﻧﺚ       ﻣﻐﺴﻮﻟﺔ   - ﻣﻐﺴﻮﻟﺘﺎن   - ﻣﻐﺴﻮﻻت

Lompat ke ﻧﻬﻰ ya, karena اﻣﺮ sudah dijelaskan di pertemuan 2.
ﻧﻬﻰ, ﻣﻜﺎن وزﻣﺎن lalu اﻻﻟﺔ jika diartikan per kata menunjukkan ‘jangan..., waktu.../tempat..., dan alat’ masing-masing adalah bentukan kata larangan, kata menunjukkan waktu /tempat, dan sebuah alat dari suatu kata kerja.
Contoh, ‘jangan basuh!’
Tashrif fi’il nahi
ﻣﻔﺮد      - ﻣﺜﻨﻰ        - ﺟﻤﻊ   
(1)        - (2)        - (3)  
 (laki-laki) ﻣﺬﻛﺮ    ﻻﺗﻐﺴل    - ﻻﺗﻐﺴﻼ   - ﻻﺗﻐﺴﻠﻮا
 (perempuan) ﻣﺆﻧﺚ    ﻻﺗﻐﺴﻠﻲ   - ﻻﺗﻐﺴﻼ   - ﻻﺗﻐﺴﻠﻦ

Untuk conth isim zaman/makan dan alat menyusul di pertemuan selanjutnya ya,,,karena ane elum tau etul penjelasannya.

Fiuh, lumayan yah, di pertemuan ketiga, ada tambahan 4 tashrif yang wajib kita ketahui untuk menguasai bahasa Arab. Semoga kalau banyak latihan bisa memperlancar pemahaman perubahan tashrif diatas. (Setelah membaca alqur’an, kawan-kawan bisa mencoba mengkategorikan mana yang isim, mana fi’il dan huruf sesuai yang sudah kita pelajari)

Sampai jumpa di pertemua ke 4. Tetap semangat ya...
Ingat yel-yel kita “Belajar ahasa asing? Ya iyalah, apalagi bahasa sendiri.”

Wassalam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar